EKSEPSI DITOLAK, KRIMINALISASI TAK TERELAK!

  • Gilai Wanit di Ampari Bura: Bulir Harapan yang Menolak Padam
    Oleh: Thata Debora Agnessia Suara riuh memantul hingga ke ujung Desa Ampari Bura, Rabu (6/5/2026). Di bawah terik matahari Kalimantan Tengah, aroma jerami yang bercampur tanah menguar ke udara, berpadu tangis tertahan dan pekik tawa yang pecah di antara padi, simfoni gesekan daun dan kicau burung di kejauhan. Hari itu, di hamparan ladang seluas satu
  • AMAN Kalteng Gelar TOT Kader Data Sosial di Barito Selatan
    Dokumentasi AMAN Kalteng | Para Peserta sedang  fokus menyimak materi pada Training of Trainer (ToT) Kader Data Sosial Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Kalimantan Tengah menyelenggarakan Training of Trainer (ToT) Kader Data Sosial yang diikuti oleh perwakilan dari lima Pengurus Daerah (PD), yakni PD AMAN Lamandau, Kotawaringin Timur, Barito Utara, Barito Timur, dan Barito Selatan.
  • Hutan Adat Ditebang, Suara Adat Tidak Didengar: Seruan Keadilan dari Komunitas Masukih, Gunung Mas
    Masyarakat Adat Komunitas Masukih, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, mendatangi Kantor Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah pada Rabu, (8/10/2025). Tujuan kedatangan Masyarakat Adat Komunitas Masukih ialah untuk menelusuri laporan Masyarakat adat melalui Surat Damang (Kepala Adat) Kecamatan Miri Manasa, Kabupaten Gunung Mas. “Kedatangan kami di sini ialah menelusuri laporan kami sejak tanggal 1 September 2025 yang
  • Menunggu Durian: Tradisi Masyarakat Dayak Desa Petak Bahandang yang Penuh Kehangatan
    Bagi masyarakat Desa Petak Bahandang, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan, musim durian yang berlangsung pada bulan Desember bukan sekadar waktu panen, tetapi juga momen kebersamaan yang penuh makna. Saat durian mulai matang di kebun, kebiasaan unik menunggu durian jatuh menjadi kegiatan yang ditunggu-tunggu. Tradisi ini memperlihatkan kedekatan masyarakat dengan alam dan sesamanya. Menjelang musim durian,

Perayaan HKMAN Tahun 2021 dan 22 Tahun AMAN

Panen Buah Puak, Durian dan Paken di Wilayah Adat Nihan

KINIPAN DAN KONTROVERSI JALAN USAHA TANI PAHIYAN